Rapat Sistem Buka Tutup Sungai Untuk Kemajuan Ekonomi Masyarakat Desa

Sungainibung.desa.id – Terkait dengan metode buka tutup sungai yang di terapkan oleh desa Sungai Nibung, Rahman selaku warga desa meminta kepada pemerintah desa untuk mempertimbangkan dan mencari solusi terkait pengawasan atau patroli agar dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman.

“Karena patroli adalah salah satu hal yang paling penting. Terutama ketegasan dalam menjalankan peraturan saat sungai telah di tutup,” ujar Rahman saat menyampaikan pada rapat bersama Pemerintah Desa Sungai Nibung dan Lembaga YPI sebagai pendamping pada Kamis (20/02/2020).

Permasalahan yang dihadapi oleh  Warga dan Pemerintah Desa Sungai Nibung didalam metode buka tutup sungai adalah Patroli, jarak antar sungai yang cukup jauh, tidak adanya ketegasan dalam menjalan aturan yang disepakati, dan kepastian tentang kesepakatan antar desa sekitar.

Menurut Korlap Lembaga YPI Riansyah menambahkan, dengan adanya kesepakatan dari permasalahan – permasalahan yang terjadi, tentunya mempunyai solusi. Dab setiap pengawasan yang dilakukan, pasti mempunyai keterbatasan. Dengan adanya kesepakatan bersama, tentunya akan memudahkan dalam menemukan solusi, terutama dalam kerjasa sama antar desa.

“Nanti setelah adanya kesepakatan bersama di Desa Sungai Nibung, maka permasalahan ini akan kita bawa ke desa – desa sekitar, dan kemudian kita koordinasikan agar menjadi kerjasama antar desa dalam menyepakati peraturan – peraturan yang sesuai dengan kesepakatan bersama,” ujar Rian.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Sungai Nibung Syariff Ibrahim mengatakan, bahwa dengan adanya kesepakatan yang akan didapatkan pada hari ini, maka nantinya hal ini akan dibuat dalam peraturan Desa (Perdes). Mengingat hal ini nantinya, akan berdampak positif bagi masyarakat desa. Terutama dalam mengaitkan peraturan tersebut untuk membuat efek jera bagi para pelanggar peraturan.

“Dengan adanya peraturan desa, yang sesuai dengan kesepakatan yang didapatkan dari hasil kesepahaman antar masyarakat. Kita dapat memberi efek jera kepada para pelanggar. Akan tetapi, terkait patroli kami selaku pemerintah desa, tidak bisa menentukan siapa – siapa yang ada didalamnya, kecuali atas dasar kesepakatan masyarakat. Namun dengan perjalanan waktu, kami sudah intenkan untuk merujuk kepada peraturan desa bersama dengan desa – desa sekitar. Guna meningkatkan ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Bahkan kedepan kita juga akan membuat (Bumades bersama) Bumades untuk mendapatkan keuntungan bersama antar desa,” kata Kades Sungai Nibung.

Lanjut Kades Sungai Nibung, dengan adanya pertemuan – pertemuan yang dilakukan selama ini bersama masyarakat, tentunya akan melahirkan solusi – solusi terbaik yang akan dipadukan dengan kerja sama antar desa. Dan dalam patroli, juga akan di intenskan dengan mencari solusi – solusi pendanaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Pengawasan ini juga, tidak hanya dilakukan oleh tim patroli yang akan kita tunjuk, akan tetapi juga merupakan tanggung jawab kita bersama. Saat ini Pemerintah Desa juga sudah berkoordinasi bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kecamatan Teluk Pakedai. Bahkan sampai kepada Polisi Kehutanan. Guna menghindari terjadinya hal – hal negatif di dalam kawasan Hutan desa. Bahkan masyarakat juga mempunyai perlindungan secara hukum didalamnya, jadi kita tidak perlu cemas,” ungkap Kades Sungai Nibung.

Menurut Kades Sungai Nibung, dengan adanya Bumdes di Desa, maka hal ini nantinya akan menunjang peningkatan ekonomi masyarakat Desa Sungai Nibung. Mengingat, didalam kawasan hutan desa, terdapat kegiatan  pemanfaatan secara ekonomi didalamnya.

“Selain itu, informasi – informasi sekecil apapun akan sangat diperlukan dalam kegiatan pengawasan. Karena informasi tersebut akan sangat berguna dalam kegiatan pengawasan. Namun, kesepakan yang diperkuat dengan ketentuan – ketentuan hukum melalui Perdes, maka siapapun yang terbukti melanggar akan dikenakan sangsi secara hukum. Baik itu hukum yang diatur dalam adat istiadat setempat sampai dengan ketentuan Undang – Undang yang berlaku,” tegas Kades Sungai Nibung.

 

(Vicky)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan