Kebutuhan Air Bersih Desa

Perka,mpungan Nelayan Desa Sungai Nibung
Perka,mpungan Nelayan Desa Sungai Nibung

KKR, BCC-Kebutuhan air manjadi salah satu hal yang sangat diperlukan. Air bersih sudah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan bagi seluruh makhluk hidup. Ada sebagian masyarakat yang tinggal di sekitar pegunungan mengandalkan air gunung sebagai bahan pokok bagi mereka baik untuk mencuci, mandi dan kebutuhan memasak dan minum.

Namun bagi masyarakat pesisir Desa Sungai Nibung, Kec. Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya  air hujan adalah kebutuhan mendasar untuk masak dan minum. Apa yang terjadi jika musim kemarau yang sudah berkepanjangan, tabungan air bersih untuk kebutuhan komsumsi sudah menipis ditambah lagi hutan di sekeliling masyarakat adalah hutan mangrove yang tidak menyimpan air yang bisa untuk dikomsumsi. Akibatnya mereka yang bergantung dengan air hujan kesusahan mencari air untuk dikomsumsi dengan keadan cuaca seperti ini.

Ace salah seorang warga desa Sungai Nibung, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya mengatakan, kebutuhan akan air bersih seakan menjadi permasalahan bagi kami setiap musim kemarau tiba, apalagi di tahun ini kamarau sangat panjang sehingga tabungan air hujan yang warga simpan semakin menipis dan akhirnya habis.

Akibatnya kami warga Sungai Nibung membeli air bersih dari gunung Sungai Ambawang, penjual kadang membawa air sampai 800 liter ke pelabuhan kami dan warga langsung menghabiskan air tersebut, kata Ace di  Sungai Nibung.

Air satu drum kata Ace Delapan Puluh Ribu Rupiah, air itulah yang digunakan oleh warga untuk kebutuhan masak dan minum. Sedangkan kebutuhan untuk mencuci dan mandi warga menggunakan air sumur bor yang kuning dan tidak bisa untuk dikomsumsi

Satu drum air yang kami beli volumenya kurang lebih 200 liter, kadang tahannya sampai sampai lima hari saja, dikarenakan saya juga menjual es dengan air itu, kata Ace.

Ace yang berprofesi sebagai pedagang menjelaskan, selain air yang dibeli dari Sungai Ambawang kadang-kadang warga membeli air mineral gelas untuk komsumsi sehari-hari. Selain warga yang membeli, nelayan banyak juga yang membeli. Nelayan yang singgah dipelabuhan Sungai Nibung terpaksa berhenti dan menginap dikarenakan tidak bisa melaut akibat kabut asap yang sangat pekat

Sementara Syarif Ibrahim Kepala Desa Sungai Nibung mengatakan, mengenai air bersih kami dari pemerintah desa terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan warga yang tinggal di desa Sungai Nibung agar kebutuhan warga terpenuhi.

Sementara ini kalau untuk mandi dan mencuci sudah terpenuhi, sedangkan untuk minum sampai sekarang ini masih bermasalah, pada umumnya masyarakat di Sungai Nibung mengandalkan air hujan untuk diminum, namun dengan kemarau yang begitu panjang di tahun ini, sehingga masyarakat kesulitan mencari air bersih untuk dikomsusmsi, tapi kita terus berupaya apakah air sumur bor ini akan bisa di komsumsi, kalau kita bicara teknologi dimasa sekarang ini mustahil tidak bisa, maka dari itu kita harapkan pemerintah lebih peka terhadap keadaan masyarakat disini, kata Ibrahim. Sj

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan